Galau Memilih Background Foto Produk

Background foto produk toko online

Foto katalog produk dalam sebuah toko online merupakan salah satu faktor krusial dalam penjualan. Foto yang jelas, disertai dengan berbagai sudut akan lebih menarik dan memberikan calon customer kepuasan tersendiri terhadap barang yang ingin dibelinya. Namun foto produk terkadang membuat sakit kepala para pedagang online.

YA! Di sini terkadang saya pusing. Kali ini kepusingan saya tertuju pada background produk. Pemilihan background foto produk memang sebaiknya berwarna netral. Sebenarnya hal ini tidak harus sih, tidak wajib. Tapi untuk memaparkan “kejujuran” pada calon pembeli, warna netral menjadi sebuah keharusan jika ingin menjadi pedagang yang baik.

Background warna-warni memberikan efek pantulan warna terhadap produk sehingga produk yang kita jual tidak berwarna seperti mestinya. Ini merupakan salah satu faktor ketidak-jujuran pedagang online. Karena itu, background kalo ndak putih sebaiknya ya hitam.

Antara Hitam dan Putih

Dua buah kekuatan yang takkan pernah akur. Kekuatan aliran hitam, oleh aliran putih biasanya disebut aliran sesat. Sedangkan mereka yang menganut aliran hitam tak peduli dengan kata-kata orang aliran putih. Namun bagi yang belum matang kemampuan spiritualnya, terkadang terjadi salah paham dan akhirnya terjadilah pertempuran tiada akhir. Begitulah awal mula hitam dan putih beradu.

Oh, maaf ini tidak berhubungan dengan fotografi produk

Foto Jam tangan G-Shock GN-1000 GULFMASTER Background Putih
Foto Jam tangan G-Shock GN-1000 GULFMASTER KW 1 Background Putih
Foto Jam Tangan G-Shock GPW-1000-1B Background Hitam
Foto Jam Tangan G-Shock GPW-1000-1B KW 1 Background Hitam

Jelas belum bedanya?

Jelas beda lah. Itu yang atas keliatan bersih, yang bawah kotor. Banyak noise.

Memang saya perhatikan kalau background hitam terlihat banyak kotoran. Tapi background hitam terlihat lebih garang. Nah, di sini saya merasa galau karena mulai awal tahun 2016 saya mulai belajar memotret produk dengan background hitam. Namun masalahnya saya hanya modal kamera HP yang fungsi kamera manualnya kurang memadai tidak seperti DSLR.

Pada tahun 2015 lalu saya memotret produk dengan background putih. Hanya dengan modal kardus, lampu belajar, dan kamera HP. Pada produk berwarna gelap hasilnya lumayan. Tetapi jika produk berwarna putih, muncul warna kekuningan yang pada saat itu belum nemu solusinya.

Di artikel ini saya akan memaparkan beberapa kelebihan dan kekurangan foto produk dengan background hitam dan putih. Sebenarnya buat catatan pribadi. Tetapi kalo ada yang baca ya silakan, syukur-syukur kalau mau berkomentar dan mau nambahi poin-poin yang belum saya tulis.

Kelebihan Foto Produk dengan Background Hitam

  • Terlihat lebih GARANG
  • Fokus pada produk lebih kuat
  • Tidak mendapat masalah soal bayangan saat melakukan pemotretan
  • Lebih mudah dalam pengambilan gambar

Kekurangan Foto Produk Dengan Background Hitam

  • Terdapat banyak noise, semut-semut kamera (kalo cuma modal kamera HP seperti saya)
  • Tidak sinkron dengan background template toko online yang sebagian besar warna cerah (putih)

Kelebihan Foto Produk dengan Background Putih

  • Lebih cerah
  • Lebih bersih
  • Warna asli produk lebih jelas
  • Sinkron banget dengan background template toko online kebanyakan

Kekurangan Foto Produk dengan Background Putih

  • Lebih susah dalam pengambilan gambar, terutama produk dengan warna putih
  • Masalah bayangan produk yang memperburuk tampilan
  • Terlihat monotone. “Lagi-lagi background putih, bosan!”

Dari poin-poin di atas, menjadi bahan pertimbangan bagi pedagang online yang memiliki produk fisik. Karena foto produk sangat mempengaruhi penjualan, hendaknya pedagang online menyajikan foto-foto produk terbaik untuk meningkatkan penjualan.

Nah, kalo poinnya segitu banyak, jelas membuat pusing. Pada akhirnya ya.. judi.. Kita ndak tahu mana yang lebih disukai oleh pembeli. Terkadang ada yang suka background bersih, terkadang kalo background hitam terlihat sangar. Dan akhirnya lagi, toko online tidak konsisten memasang foto produk. Terkadang hitam, terkadang putih… Sebenarnya ndak baik, tapi mau gimana lagi, lha ndak ada sumber daya buat riset…

Lalu ditulisnya artikel ini yaaa sebenarnya ingin cari pendapat. heuheuheu… Sebenernya lebih bagus mana sih background hitam atau background putih? Plis deh kasih komentar ya bro/sist/gan/pak/bu/mas/mbak… Satu komentar panjenengan sungguh berharga bagi saya dan para pedagang online lainnya.

Matur nuwun…

Penulis: Mister Pujo

Wordpress, SEO, & Online Shop Enthusiast